Langsung ke konten utama

Rumus Fungsi Countif dan Countifs di Excel

 Fungsi count merupakan fungsi yang digunakan untuk menghitung jumlah sel /rentang sel yang dipilih dalam suatu data.

Jika dibutuhkan suatu syarat dalam menghitung jumlah sel / rentang sel tersebut, maka dapat digunakan fungsi countif dan fungsi countifs.

1. Fungsi Countif


Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah rentang sel yang digunakan berdasarkan satu kriteria yang di tentukan atau kriteria tunggal.

Sintaks Fungsi Countif

COUNTIF(range, criteria)

  • range merupakan rentang sel yang akan dihitung jumlah sel yang digunakan.
  • criteria merupakan nilai yang akan dicocokkan untuk dihitung pada range yang dipilih


Berikut ini adalah ilustrasi penggunaan fungsi countif seperti pada contoh gambar fungsi countif 1 dibawah ini.

Pada gambar dibawah ini terdapat sebuah tabel data penjualan dengan rentang sel A1:E10, tabel tersebut terdiri dari :

  • Lokasi penjualan pada kolom A
  • Kode barang pada kolom B
  • Jumlah penjualan pada kolom C
  • Harga jual pada kolom D
  • Total penjualan pada kolom E

Dari data pada tabel dibawah ini, akan dicari jumlah sel yang digunakan berdasarkan range yang ditentukan yaitu :
  1. Pada sel B14 akan dihitung jumlah sel yang digunakan pada array B2:B10 dengan kriteria mengacu kepada sel A14 (Item 1).
  2. Pada sel B15 akan dihitung jumlah sel yang digunakan pada array B2:B10 dengan kriteria "item 2".
  3. Pada sel B16 akan dihitung jumlah sel yang digunakan pada array B2:B10 dengan mengacu kepada sel A16.
fungsi countif pada excel
Fungsi Countif 1

Dengan menggunakan fungsi countif dapat dilihat contoh hasil yang didapat sebagai berikut :
  • =COUNTIF(B2:B10,A13) Pada sel B14 
    • Jumlah sel yang terdapat nilai Item 1 (A13) pada rentang sel B2:B10 adalah 2 buah sel yaitu B2 dan B3.
  • =COUNTIF(B2:B10,"Item 2") Pada sel B15 
    • Jumlah sel yang terdapat nilai Item 2 pada rentang sel B2:B10 adalah 3 buah sel yaitu sel B4, B5, dan B6.
  • =COUNTIF(B2:B10,A16) Pada sel B16 
    • sama dengan rumus pertama diatas

2. Fungsi Countifs


Fungsi countifs digunakan untuk menghitung jumlah rentang sel yang digunakan berdasarkan lebih dari satu kriteria yang di tentukan.

Sintaks Fungsi Countifs

COUNTIFS(criteria_range1, criteria1, [criteria_range2, criteria2]…)
  • criteria_range1 merupakan array untuk kriteria pertama.
  • criteria1 merupakan kriteria pertama yang akan dicocokkan
  • dan seterusnya

Contoh mencari jumlah sel dengan lebih dari satu kriteria, sobat bisa lihat pada gambar fungsi countifs dibawah ini.

Dari tabel pertama bagian atas pada gambar dibawah ini, akan dicari jumlah sel yang digunakan pada tabel kedua yang dibawah.

Berikut adalah contoh jumlah sel yang dicari pada sel B15 yaitu jumlah sel yang menggunakan item 1 pada array B2:B10 dan yang menggunakan gudang 1 pada array A2:A10 dengan rumus formula

=COUNTIFS(B2:B10,A15,A2:A10,B14)

Rumus ini akan mencari irisan atau sebuah array dimana item yang terjual adalah item 1 dari lokasi gudang 1. Jadi nilai ini didapatkan dari array A2:B2.

fungsi countif di excel
Fungsi Countifs
Berikut ini adalah rumus formula lainnya beserta array dari nilai yang dikembalikan :
  • Pada sel B16 tidak ada array yang memenuhi penjualan item 2 dari gudang 1 dengan rumus formula :
    • =COUNTIFS(B2:B10,A16,A2:A10,B14
  • Pada sel B17 Array yang memenuhi kriteria ini adalah A8:B8 dan A9:B9 dengan rumus formula :
    • =COUNTIFS(B2:B10,A17,A2:A10,B14
  • Pada sel C15 Array yang memenuhi kriteria ini adalah A3:B3 dengan rumus formula :
    • =COUNTIFS(B2:B10,A15,A2:A10,C14
  • Pada sel C16 Array yang memenuhi kriteria ini adalah A6:B6 dengan rumus formula :
    • =COUNTIFS(B2:B10,A16,A2:A10,C14
  • Pada sel C17 Tidak ada array yang memenuhi penjualan item 3 dari gudang 2 dengan rumus formula :
    • =COUNTIFS(B2:B10,A17,A2:A10,C14
  • Pada sel D15 Tidak ada array yang memenuhi penjualan item 1 dari gudang 3 dengan rumus formula :
    • =COUNTIFS(B2:B10,A15,A2:A10,D14
  • Pada sel D16 Array yang memenuhi kriteria ini adalah A4:B4 dan A5:B5 dengan rumus formula :
    • =COUNTIFS(B2:B10,A16,A2:A10,D14) 
  • Pada sel D17 Array yang memenuhi kriteria ini adalah A7:B7 dan A10:B10 dengan rumus formula :
    • =COUNTIFS(B2:B10,A17,A2:A10,D14

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Uji Validitas dengan Corrected Item-Total Correlations SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Teknik uji validitas item dengan teknik Corrected ItemTotal Correlation , yaitu dengan cara mengkorelasikan skor item dengan skor totalnya dan melakukan koreksi terhadap nilai koefisien korelasi yang overestimasi. Hal ini dikarenakan agar tidak terjadi koefisien item total yang overestimasi (estimasi nilai yang lebih tinggi dari yang sebenarnya). Pada metode ini tidak perlu memasukkan skor total, karena sudah dihitung secara otomatis.    Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS Kemudian pengujian sign...

Cara Uji Kelayakan Model Goodness of fit Pada SmartPLS

Uji Kelayakan Model Goodness of fit Pada SmartPLS,  Untuk melakukan uji kualitas model pengukuran, caranya adalah:  Klik menu Calculate  => PLS Algoritm (lihat pada bagian yang dilingkari  pada gambar dibawah ini !) Setelah itu, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.  Selanjutnya, pilih (klik) Start Calculation. Setelah proses Calculation selesai, maka akan keluar hasil pengujian kualitas model pengukuran (lihat gambar di bawah ini !). Penyimpulan mengenai kualitas model pengukuran mengacu pada rule of  tumbs berikut ini: Pada gambar di bawah ini nampak hasil outer loadings (di SPSS diistilahkan  dengan Factor Loadings ) digunakan untuk mengukur validitas konvergen  dari model pengukuran (instrumen). Pada kasus ini, hasil uji outer loadings menunjukkan skor yang rendah pada variabel AKT (Akuntabilitas) yaitu  kurang dari rule of tumbs 0,70 (Chin, 1998). Skor kurang dari 0,70 juga  nampak pada konstruk KMUK4 dan KSI...

Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Dalam uji validitas, suatu variabel dinyatakan valid dan dapat dianalisis lebih lanjut apabila memenuhi kriteria yang menyatakan bahwa angka KMO ( Keiser-Meyer-Olkin ) MSA ( Measures of Sampling Adequacy ) pada kolom KMO and Barlett’s Test harus lebih besar atau sama dengan 0,500. Sedangkan tingkat probabilitas (sig) harus lebih kecil atau sama dengan 5% (0,05). Cara Uji Normalitas Kolmogorov Menggunakan SPSS Kemudian untuk mengetahui tiap item valid atau tidak dapat dilihat dari nilai MSA pada kolom Anti Image Correlation’s ...