Langsung ke konten utama

Fungsi Shift Cells Pada Delete di Excel

Shift cells merupakan suatu pilihan yang tersedia jika melakukan delete (penghapusan data pada sel di excel).

Pilihan atau opsi yang tersedia yang berhubungan dengan shift cells pada delete adalah shift cells left untuk menggeser ke kiri dan shift cells up untuk menggeser ke kanan.

1. Delete Shift Cells Left


Delete shift cells left ini mempunyai fungsi pada saat menghapus sel (delete cell) adalah untuk menghapus satu atau lebih sel (rentang rel / array) dan menggeser sel di sebelah kanannya ke sebelah kiri pada posisi sel yang di hapus.

Dengan menggunakan opsi shift cells left pada saat delete akan terjadi pergeseran data yang berada disebelah kanan sel atau array yang dihapus akan mengisi sel atau array sebelah kiri yang terhapus.

Cara Melakukan Delete Shift Cells Left


Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghapus sel atau array dengan menggunakan opsi shift cells left ini.

Sebagai contoh sobat bisa perhatikan gambar shift cells left 1 dibawah ini

fungsi shift cell left
Shift Cells Left 1

Dari Contoh gambar diatas, berikut cara-cara yang dapat dilakukan untuk melakukan delete cell menggunakan pilihan shift cells left :
  1. Blok pada sel B5:B5 kemudian klik kanan klik kanan dengan mouse lalu pilih delete kemudian centang pada Shift cells left dan tekan tombol ok.
  2. Blok pada sel B5:B5 kemudian tekan tombol Shift+F10 secara bersamaan lalu tekan tombol D kemudian tombol L dan Enter.
  3. Blok pada sel B5:B5 kemudian tekan tombol Alt+E kemudian tombol D lalu tombol L dan tekan tombol Enter.
  4. Blok pada sel B5:B5 kemudian tekan tombol Ctrl dan – secara bersamaan untuk memunculkan opsi delete.

Hasil Delete Dengan Shift Cells Left


cara menggunakan fungsi shift cell left di excel
Shift Cells Left 2

Dengan beberapa cara diatas, maka cara menghapus sel dengan menggunakan fungsi dari shift cells left sudah selesai dan hasilnya bisa diperhatikan pada gambar shift cells left 2 di atas.

Terlihat teks yang berwarna biru yang sebelumnya berada pada (C3:C5) bergeser ke kiri dan mengisi sel (B3:B5) yang sebelumnya dihapus.

Sedangkan teks yang berwarna cokelat yang sebelumnya berada pada rentang sel (D3:D5) bergeser ke kiri mengisi posisi (warna biru sebelumnya pada C3:C5).

Dengan menggunakan cara ini data pada sel yang tidak di blok (contoh sel D2 dan D6) tidak ikut bergeser ke kiri.

2. Delete Shift Cells Up


Delete shift cells up ini mempunyai fungsi pada saat menghapus sel (delete cell) adalah untuk menghapus satu atau lebih sel (rentang rel / array) dan menggeser sel di bawahnya ke bagian atas pada posisi sel yang di hapus.

Cara Melakukan Delete Shift Cells Up


Cara untuk melakukan delete dengan opsi shift cells up ini hampir sama dengan cara melakukan delete dengan menggunakan opsi shift cells left diatas.

Sebagai contoh sobat bisa perhatikan gambar shift cells up 1 dibawah ini :

fungsi shift cell up di excel
Shift Cells Up 1

Dari Contoh gambar diatas, berikut cara-cara untuk melakukan delete cell menggunakan shift cells up
  • Blok pada sel B4:C4 kemudian klik kanan klik kanan dengan mouse lalu pilih delete kemudian centang pada Shift cells up dan tekan tombol ok.
  • Blok pada sel B4:C4 kemudian tekan tombol Shift+F10 secara bersamaan lalu tekan tombol D kemudian tombol U dan Enter.
  • Blok pada sel B4:C4 kemudian tekan tombol Alt+E kemudian tombol D lalu tombol U dan tekan tombol Enter.
  • Blok pada sel B4:C4 kemudian tekan tombol Ctrl dan – secara bersamaan untuk memunculkan opsi delete.

Hasil Delete Dengan Shift Cells Up


Seperti hasil menghapus sel atau rentang sel dengan opsi shift cells left, penghapusan dengan opsi shift cells up ini juga memberikan dampak yang sama terhadap sel yang bergeser.

Hal yang membedakannya adalah penghapusan dengan opsi ini akan menggeser sel atau rentang sel yang ada dibawahnya ke atas mengisi sel atau rentang sel yang dihapus menggunakan delete cells up.

Pada contoh gambar shift cells up 2 dibawah ini angka 4 yang berwarna biru dan angka 5 yang berwarna cokelat bergeser ke atas mengisi posisi angka 3 yang sebelumnya dihapus.

cara menggunakan fungsi shift cell up di excel
Shift Cells Up 2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Uji Validitas dengan Corrected Item-Total Correlations SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Teknik uji validitas item dengan teknik Corrected ItemTotal Correlation , yaitu dengan cara mengkorelasikan skor item dengan skor totalnya dan melakukan koreksi terhadap nilai koefisien korelasi yang overestimasi. Hal ini dikarenakan agar tidak terjadi koefisien item total yang overestimasi (estimasi nilai yang lebih tinggi dari yang sebenarnya). Pada metode ini tidak perlu memasukkan skor total, karena sudah dihitung secara otomatis.    Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS Kemudian pengujian sign...

Cara Uji Kelayakan Model Goodness of fit Pada SmartPLS

Uji Kelayakan Model Goodness of fit Pada SmartPLS,  Untuk melakukan uji kualitas model pengukuran, caranya adalah:  Klik menu Calculate  => PLS Algoritm (lihat pada bagian yang dilingkari  pada gambar dibawah ini !) Setelah itu, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.  Selanjutnya, pilih (klik) Start Calculation. Setelah proses Calculation selesai, maka akan keluar hasil pengujian kualitas model pengukuran (lihat gambar di bawah ini !). Penyimpulan mengenai kualitas model pengukuran mengacu pada rule of  tumbs berikut ini: Pada gambar di bawah ini nampak hasil outer loadings (di SPSS diistilahkan  dengan Factor Loadings ) digunakan untuk mengukur validitas konvergen  dari model pengukuran (instrumen). Pada kasus ini, hasil uji outer loadings menunjukkan skor yang rendah pada variabel AKT (Akuntabilitas) yaitu  kurang dari rule of tumbs 0,70 (Chin, 1998). Skor kurang dari 0,70 juga  nampak pada konstruk KMUK4 dan KSI...

Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Dalam uji validitas, suatu variabel dinyatakan valid dan dapat dianalisis lebih lanjut apabila memenuhi kriteria yang menyatakan bahwa angka KMO ( Keiser-Meyer-Olkin ) MSA ( Measures of Sampling Adequacy ) pada kolom KMO and Barlett’s Test harus lebih besar atau sama dengan 0,500. Sedangkan tingkat probabilitas (sig) harus lebih kecil atau sama dengan 5% (0,05). Cara Uji Normalitas Kolmogorov Menggunakan SPSS Kemudian untuk mengetahui tiap item valid atau tidak dapat dilihat dari nilai MSA pada kolom Anti Image Correlation’s ...