Langsung ke konten utama

Arti Kata Kah Menurut KBBI Adalah

 Arti Kata Kabinet Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Adalah

kabinet1/ka·bi·net/ /kabinĂ©t/ n 1 badan atau dewan pemerintahan yang terdiri atas para menteri; 2 kantor kerja (terutama bagi presiden, perdana menteri, dan sebagainya);
-- bayangan sekelompok pemimpin oposisi yang mungkin menjadi anggota kabinet jika partainya berkuasa dan selalu bertanggung jawab terhadap penyusunan kebijakan partai serta kepada pemimpin kelompoknya dalam perdebatan di parlemen;
-- ekstra parlementer kabinet yang biasanya terbentuk apabila formatur tidak berhasil menyusun kabinet parlementer karena tidak mendapat persesuaian paham dari partai-partai politik besar di dalam parlemen;
-- gotong royong kabinet yang menterinya mewakili berbagai golongan sosial dan partai; kabinet nasional;
-- kerja kabinet yang menterinya ahli dalam urusan kenegaraan dan bidang yang diurusinya;
-- koalisi kabinet yang menterinya terdiri atas anggota beberapa partai;
-- ministerial kabinet parlementer;
-- nasional kabinet yang menterinya mewakili sebagian besar partai;
-- parlementer kabinet yang menterinya diajukan oleh parlemen dan bertanggung jawab kepada parlemen;
-- partai kabinet yang menterinya berasal dari anggota satu partai yang menguasi suara terbanyak di parlemen;
-- presidensial sistem pemerintahan dengan pelaksanaan tugas eksekutif dipimpin dan dipertanggungjawabkan oleh presiden, sedangkan presiden tidak tunduk dan bertanggung jawab kepada parlemen

kabinet2/ka·bi·net/ /kabinĂ©t/ n 1 lemari kecil tempat menyimpan surat-surat (dokumen dan sebagainya); 2 peti kecil mesin ketik (mesin jahit dan sebagainya)

 Bantuan Penjelasan Simbol

a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kontemporer"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Uji Validitas dengan Corrected Item-Total Correlations SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Teknik uji validitas item dengan teknik Corrected ItemTotal Correlation , yaitu dengan cara mengkorelasikan skor item dengan skor totalnya dan melakukan koreksi terhadap nilai koefisien korelasi yang overestimasi. Hal ini dikarenakan agar tidak terjadi koefisien item total yang overestimasi (estimasi nilai yang lebih tinggi dari yang sebenarnya). Pada metode ini tidak perlu memasukkan skor total, karena sudah dihitung secara otomatis.    Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS Kemudian pengujian sign...

Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Dalam uji validitas, suatu variabel dinyatakan valid dan dapat dianalisis lebih lanjut apabila memenuhi kriteria yang menyatakan bahwa angka KMO ( Keiser-Meyer-Olkin ) MSA ( Measures of Sampling Adequacy ) pada kolom KMO and Barlett’s Test harus lebih besar atau sama dengan 0,500. Sedangkan tingkat probabilitas (sig) harus lebih kecil atau sama dengan 5% (0,05). Cara Uji Normalitas Kolmogorov Menggunakan SPSS Kemudian untuk mengetahui tiap item valid atau tidak dapat dilihat dari nilai MSA pada kolom Anti Image Correlation’s ...

Cara Uji Variabel Mediasi Menggunakan SmartPLS

Proses pengujian hipotesis dengan model yang menyertakan variabel pemediasi ( intervening ) sebenarnya tidak jauh berbeda dengan proses pengujian hipotesis dengan model sederhana, seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya. Proses yang dimaksud yaitu: Menyiapkan data dalam file Microsoft excel dengan format CSV ( comma delimited ). Membuka program ( software ) SmartPLS Membuat new project Meng-import data yang sudah disiapkan (poin 1) Menggambar model penelitian yang terdiri dari beberapa variabel laten Memasukkan data kuesioner (indikator) ke dalam variabel laten Melakukan pengujian kualitas model pengukuran ( PLS algoritm ) Melakukan pengujian hipotesis ( bootstrapping ) Yang membedakan antara model sederhana dengan model dengan memasukkan variabel pemediasi adalah letak (posisi) susunan variabel yang harus dibuat atau digambar dalam program SmartPLS. Untuk mempermudah memahami bagaimana proses pengujian hipotesis dengan model yang memuat variabel pemediasi, simaklah simulasi ber...