Langsung ke konten utama

Vaio Pro 11 Komputer Baru Keluaran Sony

Komputer baru keluaran sony
Bagi penggemar dan pemakai komputer merk SONY, tentu semua tahu bahwa merk ini dikenal senang melansir produk-produk inovatif. Disainnya tak hanya cantik dan uptodate, tapi juga memiliki kemampuan super lengkap.

Pada bulan Juli lalu Sony memperkenalkan New Vaio Pro 11. Sangat tipis, sleek, dan ringan. Bobotnya hanya 0,77 kg sehingga mudah ditenteng ke mana-mana. Pengunjung Scomdex 23 bisa menyaksikan kehebatannya di booth Sony.

Meski supertipis, performa ultrabook 11 inci itu tetap top. Sebab, ia sudah dibekali prosesor Intel Core i5-4200U dan kapasitas RAM 4 GB DDR 3. Prosesor Intel generasi empat tersebut diklaim dapat menghemat daya hingga 50 persen dari seri-seri sebelumnya. Bahkan, baterai bawaan notebook itu mampu tahan sampai sembilan jam kerja.

Vaio Pro 11 memiliki storage SSD (solid state disk) 128 GB yang lebih cepat daripada SSD biasa. Tak sekadar bisa dipacu, gadget itu juga dilengkapi fitur entertainment maksimal. Dukungan fitur ClearAudio+ mode memaksimalkan performa suara.

Layar pun sudah full HD sehingga makin asyik menikmati musik dan memutar video HD. Dari sisi konektivitas, Vaio Pro 11 sudah dipersenjatai dengan wifi, bluetooth, NFC, HDMI, 2 port USB 3.0, dan card reader. Dengan sederet kemampuan tersebut, mobilitas tinggi bukan alasan untuk tetap memaksimalkan performa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Uji Validitas dengan Corrected Item-Total Correlations SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Teknik uji validitas item dengan teknik Corrected ItemTotal Correlation , yaitu dengan cara mengkorelasikan skor item dengan skor totalnya dan melakukan koreksi terhadap nilai koefisien korelasi yang overestimasi. Hal ini dikarenakan agar tidak terjadi koefisien item total yang overestimasi (estimasi nilai yang lebih tinggi dari yang sebenarnya). Pada metode ini tidak perlu memasukkan skor total, karena sudah dihitung secara otomatis.    Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS Kemudian pengujian sign...

Cara Uji Kelayakan Model Goodness of fit Pada SmartPLS

Uji Kelayakan Model Goodness of fit Pada SmartPLS,  Untuk melakukan uji kualitas model pengukuran, caranya adalah:  Klik menu Calculate  => PLS Algoritm (lihat pada bagian yang dilingkari  pada gambar dibawah ini !) Setelah itu, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.  Selanjutnya, pilih (klik) Start Calculation. Setelah proses Calculation selesai, maka akan keluar hasil pengujian kualitas model pengukuran (lihat gambar di bawah ini !). Penyimpulan mengenai kualitas model pengukuran mengacu pada rule of  tumbs berikut ini: Pada gambar di bawah ini nampak hasil outer loadings (di SPSS diistilahkan  dengan Factor Loadings ) digunakan untuk mengukur validitas konvergen  dari model pengukuran (instrumen). Pada kasus ini, hasil uji outer loadings menunjukkan skor yang rendah pada variabel AKT (Akuntabilitas) yaitu  kurang dari rule of tumbs 0,70 (Chin, 1998). Skor kurang dari 0,70 juga  nampak pada konstruk KMUK4 dan KSI...

Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Dalam uji validitas, suatu variabel dinyatakan valid dan dapat dianalisis lebih lanjut apabila memenuhi kriteria yang menyatakan bahwa angka KMO ( Keiser-Meyer-Olkin ) MSA ( Measures of Sampling Adequacy ) pada kolom KMO and Barlett’s Test harus lebih besar atau sama dengan 0,500. Sedangkan tingkat probabilitas (sig) harus lebih kecil atau sama dengan 5% (0,05). Cara Uji Normalitas Kolmogorov Menggunakan SPSS Kemudian untuk mengetahui tiap item valid atau tidak dapat dilihat dari nilai MSA pada kolom Anti Image Correlation’s ...