Langsung ke konten utama

Cara Melakukan Vlookup Ke Kiri di Excel

Cara untuk melakukan vlookup ke kiri adalah sebuah cara untuk mencari nilai dengan menggunakan fungsi vlookup dimana data (col_index_num) berada disebelah kiri data (lookup_value).

Pada pencarian nilai menggunakan fungsi vlookup, nilai yang dicari harus berada di kolom sebelah kanan dari nilai yang dicocokkan dengan lookup_value pada table referensi.

Dengan menggunakan fungsi vlookup, col_index_num akan dihitung mulai dari 1 pada kolom paling kiri di tabel referensi kemudian ditambah 1 setiap 1 kolom disebelah kanannya.

Karena col_index_num tidak bisa diberikan angka minus atau negatif, maka untuk mencari nilai yang berada disebelah kiri tidak bisa menggunakan fungsi vlookup.

Cara Menggunakan Vlookup Ke Kiri


Untuk dapat menggunakan vlookup ke kiri pada aplikasi ms.excel, sobat bisa menggabungkan fungsi index dengan fungsi match sebagai pengganti vlookup ke kiri.

Bagaimana cara menggabungkan fungsi index dengan fungsi match pada excel ini, sobat bisa lihat contoh pada gambar vlookup ke kiri 1 di bawah ini.


Vlookup Ke Kiri
Vlookup Ke Kiri 1

Gambar diatas terdiri dari dua buah tabel yaitu tabel pertama dengan array A1:D11 dan tabel kedua dengan array A13:B17.

Untuk mencari kode barang berdasarkan nama barang pada tabel kedua dengan menjadikan tabel pertama sebagai referensi, cara biasa yang digunakan adalah dengan menggunakan fungsi vlookup. 

Akan tetapi karena kolom kode barang berada disebelah kiri kolom nama barang, maka mencari kode barang dengan fungsi vlookup ini tidak dapat dilakukan.

Dengan menggunakan penggabungan fungsi index dengan match, maka fungsi vlookup ke kiri dapat dilihat pada tampilan gambar vlookup ke kiri 2 di bawah ini.

Cara Vlookup Ke Kiri
Vlookup Ke Kiri 2

Pada gambar diatas, sobat bisa lihat hasil vlookup ke kiri pada tabel kedua B14:B16 dengan contoh rumus formula pada sel B14 adalah :

=INDEX(B2:C11,MATCH(A14,C2:C11,0),1)
  • B2:C11 merupakan array yang dipilih menggunakan fungsi index, ini sama dengan pemilihan array tabel referensi pada fungsi vlookup.
  • MATCH(A14,C2:C11,0) fungsi match ini akan menggantikan argument row_num pada fungsi index, dimana dengan menggunakan fungsi ini maka akan menunjuk kepada posisi baris yang dituju.
  •  1 digunakan untuk menunjuk nomor kolom yang dicari.
Dengan menggunakan gabungan fungsi-fungsi ini, terlihat hasil pada sel B14:B16 diisi dengan cara yang sama ketika menggunakan fungsi vlookup.

Kesimpulan


Penggabungan fungsi index dengan fungsi match untuk melakukan vlookup ke kiri ini, akan dapat membantu kita daripada harus membuat sebuah kolom baru dengan mengcopy data yang dicari ditempatkan pada kolom disebelah kanan lookup_value.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Uji Validitas dengan Corrected Item-Total Correlations SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Teknik uji validitas item dengan teknik Corrected ItemTotal Correlation , yaitu dengan cara mengkorelasikan skor item dengan skor totalnya dan melakukan koreksi terhadap nilai koefisien korelasi yang overestimasi. Hal ini dikarenakan agar tidak terjadi koefisien item total yang overestimasi (estimasi nilai yang lebih tinggi dari yang sebenarnya). Pada metode ini tidak perlu memasukkan skor total, karena sudah dihitung secara otomatis.    Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS Kemudian pengujian sign...

Cara Uji Kelayakan Model Goodness of fit Pada SmartPLS

Uji Kelayakan Model Goodness of fit Pada SmartPLS,  Untuk melakukan uji kualitas model pengukuran, caranya adalah:  Klik menu Calculate  => PLS Algoritm (lihat pada bagian yang dilingkari  pada gambar dibawah ini !) Setelah itu, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.  Selanjutnya, pilih (klik) Start Calculation. Setelah proses Calculation selesai, maka akan keluar hasil pengujian kualitas model pengukuran (lihat gambar di bawah ini !). Penyimpulan mengenai kualitas model pengukuran mengacu pada rule of  tumbs berikut ini: Pada gambar di bawah ini nampak hasil outer loadings (di SPSS diistilahkan  dengan Factor Loadings ) digunakan untuk mengukur validitas konvergen  dari model pengukuran (instrumen). Pada kasus ini, hasil uji outer loadings menunjukkan skor yang rendah pada variabel AKT (Akuntabilitas) yaitu  kurang dari rule of tumbs 0,70 (Chin, 1998). Skor kurang dari 0,70 juga  nampak pada konstruk KMUK4 dan KSI...

Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Dalam uji validitas, suatu variabel dinyatakan valid dan dapat dianalisis lebih lanjut apabila memenuhi kriteria yang menyatakan bahwa angka KMO ( Keiser-Meyer-Olkin ) MSA ( Measures of Sampling Adequacy ) pada kolom KMO and Barlett’s Test harus lebih besar atau sama dengan 0,500. Sedangkan tingkat probabilitas (sig) harus lebih kecil atau sama dengan 5% (0,05). Cara Uji Normalitas Kolmogorov Menggunakan SPSS Kemudian untuk mengetahui tiap item valid atau tidak dapat dilihat dari nilai MSA pada kolom Anti Image Correlation’s ...