Langsung ke konten utama

Download t Tabel dan Cara Membacanya

Berbeda dengan perhitungan menggunakan software  yang memang ditujukan untuk perhitungan statistik semacam SPSS dan minitab, yang cukup membandingkan nilai sig dengan taraf signifikansi yang telah dipilih, untuk perhitungan secara manual peneliti harus membandingkan nilai koefisien hitung dengan nilai kritis.

sebagai contoh kita akan mencari nilai t tabel untuk kelompok sampel yang berjumlah 40 responden dengan menggunakan taraf signifikansi ∝ = 0.05 (5%) , dengan pembagian kelompok a berjumlah 21 responden dan kelompok b 21 responden. untuk tabel t dapat diperoleh pada tautan berikut . tabel t kritis (t-tabel)

sebagai catatan, penentuan taraf signifikansi sangat dipengaruhi oleh tujuan penelitian serta fakultas yang ditempuh. untuk ilmu-ilmu eksas cenderung menggunakan signifikansi ∝ sebesar 0.01 (1%)
untuk mencari nilai t-hitung untuk uji independent sampel t-test adalah dengan mencari nilai derajat bebas / df (degree of freedom), nilai df  diperoleh dengan menjumlahkan semua kelompok sampel -2 (dikurangi dua). pada kasus ini terdapat dua kelompok sampel yang berjumlah 42 responden - 2 diperoleh df = 40. 


pada kolom tow tails  untuk signifikansi ∝ 0.05 (5%) tarik kebawah hingga ditemukan baris ke 40, seperti yang dituunjukkan pada gambar dibawah :

Download t Tabel dan Cara Membacanya


berdasrkanlahkan yang telah dilaksanakan di atas, dengan jumlah responden sebesar 42  responden, diperoleh df = 40, serta nilai signifikansi ∝ = 0.05 (5%) maka diperoleh nilai t-tabel = 2.021. nilai tersebut kemudian dikonsultasikan dengan nilai t-hitung dengan kaidah pengambilan keputusan sesuai yang telah ditentukan sebelumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Uji Validitas dengan Corrected Item-Total Correlations SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Teknik uji validitas item dengan teknik Corrected ItemTotal Correlation , yaitu dengan cara mengkorelasikan skor item dengan skor totalnya dan melakukan koreksi terhadap nilai koefisien korelasi yang overestimasi. Hal ini dikarenakan agar tidak terjadi koefisien item total yang overestimasi (estimasi nilai yang lebih tinggi dari yang sebenarnya). Pada metode ini tidak perlu memasukkan skor total, karena sudah dihitung secara otomatis.    Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS Kemudian pengujian sign...

Cara Uji Kelayakan Model Goodness of fit Pada SmartPLS

Uji Kelayakan Model Goodness of fit Pada SmartPLS,  Untuk melakukan uji kualitas model pengukuran, caranya adalah:  Klik menu Calculate  => PLS Algoritm (lihat pada bagian yang dilingkari  pada gambar dibawah ini !) Setelah itu, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.  Selanjutnya, pilih (klik) Start Calculation. Setelah proses Calculation selesai, maka akan keluar hasil pengujian kualitas model pengukuran (lihat gambar di bawah ini !). Penyimpulan mengenai kualitas model pengukuran mengacu pada rule of  tumbs berikut ini: Pada gambar di bawah ini nampak hasil outer loadings (di SPSS diistilahkan  dengan Factor Loadings ) digunakan untuk mengukur validitas konvergen  dari model pengukuran (instrumen). Pada kasus ini, hasil uji outer loadings menunjukkan skor yang rendah pada variabel AKT (Akuntabilitas) yaitu  kurang dari rule of tumbs 0,70 (Chin, 1998). Skor kurang dari 0,70 juga  nampak pada konstruk KMUK4 dan KSI...

Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS

Uji validitas item merupakan uji instrumen data untuk mengetahui seberapa cermat suatu item dalam mengukur apa yang ingin diukur. Item dapat dikatakan valid jika adanya korelasi yang signifikan dengan skor totalnya, hal ini menunjukkan adanya dukungan item tersebut dalam mengungkap suatu yang ingin diungkap. Item biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan yang ditujukan kepada responden dengan menggunakan bentuk kuesioner dengan tujuan untuk mengungkap sesuatu. Dalam uji validitas, suatu variabel dinyatakan valid dan dapat dianalisis lebih lanjut apabila memenuhi kriteria yang menyatakan bahwa angka KMO ( Keiser-Meyer-Olkin ) MSA ( Measures of Sampling Adequacy ) pada kolom KMO and Barlett’s Test harus lebih besar atau sama dengan 0,500. Sedangkan tingkat probabilitas (sig) harus lebih kecil atau sama dengan 5% (0,05). Cara Uji Normalitas Kolmogorov Menggunakan SPSS Kemudian untuk mengetahui tiap item valid atau tidak dapat dilihat dari nilai MSA pada kolom Anti Image Correlation’s ...